Pengaruh Kenakalan Remaja Terhadap Tingkat Kecemasan Orang Tua di Kecamatan Gending Kabupaten Probolinggo

Muthmainnah Zakiyyah

Abstract


Abstrak

Kenakalan remaja tidak hanya menimbulkan kegelisahan bagi masyarakat, tetapi juga bisa menimbulkan kecemasan pada orang tua. Hasil dari studi pendahuluan dari 36 orang remaja dan orang tuanya, mendapatkan bahwa 100% remaja telah melakukan kenakalan remaja dengan tipe kenakalan: penipuan 30%, pencurian 25%, tawuran 20%, pemerasan 15%, dan lain-lain 10%. Data tentang kecemasan orang tua diperoleh oleh 80% orang tua mengalami kecemasan dan 20% orang tua tidak cemas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kenakalan remaja terhadap tingkat kecemasan orang tua yang mempunyai anak usia remaja di Kecamatan Gending Kabupaten Probolinggo. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 9 Mei - 22 Mei 2019 yang populasinya diambil dari 36 responden remaja dan orang tuanya yang memenuhi syarat dengan metode total sampling dengan jumlah sampel 36 responden. Instrumen ukur menggunakan daftar periksa dan daftar pertanyaan. Dari hasil uji korelasi spearman Rho dengan sistem 0,000 <0,05. Dengan demikian Ho menolak, H1 diterima, artinya ada Pengaruh kenakalan remaja terhadap tingkat kecemasan orang tua yang mempunyai anak usia remaja. Dari penelitian ini diharapkan orang tua dapat mengatasi kecemasan yang dihadapi itu. Kata Kunci : kenakalan, remaja, kecemasan, orang tua, usia  AbstractJuvenile delinquency not only causes anxiety for the community, but can also cause anxiety in the elderly. The results of a preliminary study of 36 teenagers and their parents, found that 80% of adolescents had committed juvenile delinquency with delinquency type: 30% fraud, 25% theft, 20% brawl, 15 extortion and 10% others. Data on parental anxiety was obtained by 80% of parents experiencing anxiety and 20% of parents not worried. The purpose of this study was to determine the effect of juvenile delinquency on anxiety levels of parents who have teenagers in Gending District, Probolinggo Regency. The research design used is analytic. This research was conducted on May 9 to May 22 2019, the population was taken from 36 teenage respondents and their parents who met the requirements with a total sampling method with a total sample of 36 respondents. Measuring instruments use checklists and questionnaires. From the results of the Spearman Rho correlation test with a system of 0,000 <0.05. Thus Ho refused, H1 accepted, meaning that there was an influence of juvenile delinquency on the level of anxiety of parents who have teenagers. From this research parents are expected to overcome the anxiety they face. Keywords: delinquency, teenagers, anxiety, parents, age

Full Text:

PDF

References


Adilla, N. (2009). Pengaruh Kontrol Sosial terhadap Perilaku Bullying Pelajar di Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Kriminologi Indonesia. Volume 5 : 56- 66.

Aziz, Hidayat. (2012). Pengantar Konsep Keperawatan Dasar. Salemba Medika : Jakarta

Anganthi, N. R. A., Purwandari, E., & Purwanto, Y. (2010). Pola delinquency penyalahgunaan napza di surakarta. Laporan Penelitian Fundamental Research Dikti.

Patinus, R. &. (2014). Kenakalan Remaja Di Kalangan Siswa-Siswi SMPN 07 Sengah Temila Kecamatan Sengah Temila Kabupaten Landak. Jurnal Tesis PMIS-UNTAN-PSS. Volume 3 : 1 – 15.

Setiadi, Elly & Usman. (2011). Pengantar Sosiologi : Pemahaman Fakta dan Gejala Permasalahan Sosial, Teori, Aplikasi dan Pemecahannya. Jakarta: Kencana.

Sumara, Dadan, dkk. (2017). Kenakalan Remaja dan Penanganannya. Jurnal Penelitian dan PPM. Volume 2 : 346 – 353.

Varyani, S. &. (2013). Analisis Pengendalian Sosial Perilaku Menyimpang Siswa Bermasalah di SMA. Jurnal Sosiologi. Volume 4 : 21 – 35.




DOI: https://doi.org/10.33006/ji-kes.v3i1.124

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 

 ISSN: 2579-7913