Upaya Pengukuran Status Gizi Antropometri pada Anak PAUD PPT Bunga Bangsa Surabaya

Muhadi (Stikes Yayasan RS. Dr. Soetomo Surabaya)

Abstract


Anak kurang gizi terutama pendek berpengaruh pada rendahnya kemampuan kognitif, prestasi sekolah dan keberhasilan pendidikan. Anak kurang gizi pada usia dibawah 2 tahun, akan menurunkan produktivitas pada usia dewasa, sehingga menyebabkan rendahnya pendapatan. Tinggi atau pendeknya postur tubuh seseorang ditentukan oleh asupan gizi di masa lalu. Buruknya asupan gizi mempengaruhi pola pertumbuhan anak. Menurut hasil South East Asia Nutritions Surveys (SEANUTS), sekitar 24,1 persen anak laki-laki dan 24,3 persen anak perempuan Indonesia mengalami ukuran tubuh pendek (stunting). Survei yang dilakukan terhadap lebih dari 7.000 anak-anak Indonesia berusia 6 bulan hingga 12 tahun ini juga menunjukkan sekitar 1 dari 3 balita Indonesia mengalami masalah pertumbuhan tinggi badan. Tujuan abdimas sebagai upaya mengukur status gizi pada anak. Sasaran Pengukuran Status Gizi adalah anak a mulai dari 3 s/d 6 tahun berjumlah 14 orang. Metode yang dilakukan adalah merancang dan pembuatan bahan praktek penyuluhan. Membagikan bahan materi atau alat untuk mengukur status gizi. Memberikan rekomendasiTanya jawab dan simulasi. Terdapat 3 Orang anak PAUD PPT Bunga Bangsa yang tergolong pada kelompok pertama yaitu 80% kurang dari berat badan normal.


Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 96 times
PDF - 415 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.